Pelatihan Jurnalistik bersama Sidogiri Media
Pelatihan Jurnalistik bersama Sidogiri Media, Al-Mashduqiah selalu mencari cara untuk memajukan segala organisasi yang ada di dalam pondok, tepatnya pada hari Jumat (2/3) kru jurnalistik mengadakan pelatihan bersama Sidogiri media yang diketuai oleh Ust. Alil Wafa.
Acara ini berjalan dengan lancar, apalagi para kru jurnalistik sidogiri media sangat terbuka dengan kru jurnalistik Al-Mashduqiah. Acara ini berjalan dari pukul sembilan pagi sampai pukul empat sore.
Sebelum kru jurnalistik mengikuti acara ini, mereka dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok reporter, fiksi, layout, dan distributor. Tapi, karena peminat kelompok distributor tidak ada, maka hanya tersisa tiga kelompok.
Pembukaan Pelatihan Jurnalistik bersama Sidogiri Media ini dilaksanakan di Gedung Graha Ihsana lantai satu, sedangkan untuk sesi berlatih ada tempat tersendiri. Bagi kelompok layout mereka bertempatkan tetap di Gedung Graha, berbeda dengan kru reporter berlatih di gedung An-Nur yang dilatih oleh kru jurnalistik Sidogiri Media, tepat saat itu para jurnalis berlatih demi kemajuan pondok khususnya dalam dunia kepenulisan.
Setelah sesi materi selesai, dilanjutkan dengan sesi praktek yang langsung menulis di tempat dan kru jurnalis dipaksa untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh narasumber, tapi dalam acara ini siapakah yang menulis paling bagus akan mendapatkan hadiah dari mereka langsung, adapun pemenangnya adalah ;
- Abdus salam dari kelompok layout.
- Azman Fawwazi dari kelompok reporter.
- Prasetyo utomo dari kelompok fiksi.
Sesuatu yang menjanggal mungkin dirasakan oleh semua peserta tentang pelaksanaan acara tersebut, yaitu santri sidogiri yang tidak ada pelajaran bahasa indonesia, tapi mengapa mereka bisa menulis bahkan mereka selalu menerbitkan majalah-majalah nasional yang bernotabene pesantren.
Sebelum acara pelatihan ini selesai, Ust. Alil Wafa memberikan sertifikat bahwa pondok ini telah mengundang pelatih pelatih dari sidogiri media.
Inilah Al-Mashduqiah yang akan selalu memajukan kualitas para jurnalis untuk selalu memerangi karya-karya yang telah meracuni otak-otak manusia. Semoga dengan acara ini, kru jurnalistik dapat menjadi pendistribusi kabar tanpa ditambah-tambah sedikitpun, Ayo Semangat!!!!
