MERIAH DAN PENUH KREATIVITAS, AL-MASHDUQIAH GELAR DRAMA CONTEST 2026

AL-MASHDUQIAH, 6 November 2026 – Pondok Pesantren Al-Mashduqiah kembali menggelar Drama Contest (DC) 2026, salah satu agenda tahunan yang menjadi wadah pengembangan kemampuan berbahasa dan kreativitas santri. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pondok Pesantren Al-Mashduqiah pada Jumat (6/11/2026) ini diselenggarakan di bawah koordinasi bagian bahasa, yakni Language Development Council (LDC) dan Central Language Improvement (CLI).
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembukaan yang dipandu oleh Ketua Panitia, Ustaz Ghazanfar Inamul Hafizh (18). Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pidato dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, KH. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A., yang secara resmi membuka Drama Contest 2026.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Iva Amelinda, santriwati kelas akhir HAMIM (Halaqotul Mu’allimin), sebagai maskot acara. Ia tampil mengenakan gaun putih hasil kreativitas santri yang dibuat dari bahan plastik. Penampilan tersebut menjadi representasi kreativitas dan inovasi santri dalam mengemas sebuah pertunjukan.

Nuansa pembukaan semakin meriah melalui prosesi peluncuran visual logo Drama Contest. Pimpinan pondok meletakkan sebuah laptop di atas kotak khusus yang kemudian menampilkan logo kegiatan pada layar videotron. Perpaduan visual, instrumen musik, dan tata cahaya menghadirkan suasana pembukaan yang atraktif sekaligus memikat perhatian seluruh hadirin.
Memasuki acara inti, kompetisi drama antarrayon digelar dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam setiap penampilan. Sebanyak sepuluh rayon turut ambil bagian, terdiri atas lima rayon putra dan lima rayon putri.
Jalannya perlombaan dipandu oleh dua pembawa acara dari kalangan santriwati kelas akhir, Novelia Dwi Anggraini dan Vindy Putri. Antusiasme para santri turut mewarnai jalannya kompetisi. Dukungan melalui yel-yel dan jargon khas masing-masing rayon membuat suasana auditorium semakin hidup.
Perlombaan diawali dengan penampilan rayon putri, kemudian dilanjutkan oleh rayon putra. Setiap rayon menyuguhkan drama berbahasa Inggris dengan cerita, karakter, dan konsep pertunjukan yang beragam. Berbagai adegan kreatif, termasuk unsur komedi yang disisipkan dalam penampilan, berhasil mengundang gelak tawa penonton. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memperlihatkan keberanian santri dalam mengekspresikan ide dan kemampuan berbahasa Inggris di hadapan publik.
Seluruh rangkaian perlombaan pada sesi pagi berlangsung lancar dan berakhir sekitar satu jam sebelum pelaksanaan salat Jumat. Sementara itu, malam harinya, tepat pukul 19.30 WIB, kegiatan kembali dilanjutkan dengan agenda penutupan di auditorium pondok.
Acara penutupan diawali dengan kedatangan keluarga pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah. Rangkaian acara dipandu oleh Putri Movidatus dan Adelia Putri sebagai pembawa acara. Sambutan sekaligus pidato penutupan disampaikan oleh putra kedua Pimpinan Pondok Pesantren, Ustaz H. Ahmad Tidjani, M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh menantu ketiga keluarga pengasuh, Ustaz H. Abdullah M. Sofyan, MIRKH.
Momen yang paling dinantikan adalah pengumuman para pemenang sekaligus penyerahan sertifikat dan piala kepada peserta terbaik. Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, yaitu Aktor Terbaik, Pendamping Terbaik, dan Rayon Terbaik. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha, kreativitas, dan penampilan terbaik para peserta selama kompetisi berlangsung.
Rangkaian Drama Contest 2026 ditutup dengan sesi foto bersama para pemenang, panitia, dan keluarga pengasuh di atas panggung.
Lebih dari sekadar perlombaan seni pertunjukan, Drama Contest menjadi salah satu upaya Pondok Pesantren Al-Mashduqiah dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris santri, khususnya keterampilan berbicara (speaking). Kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, melatih keberanian tampil di hadapan publik, serta memperkuat kerja sama dan kekompakan antarsantri.
Melalui kegiatan ini, santri mendapatkan ruang untuk mempraktikkan bahasa Inggris secara aktif dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan. Drama Contest 2026 sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Al-Mashduqiah dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata melalui kreativitas dan seni pertunjukan.
